Dapatkan PROMO HARGA MURAH + EXTRA DISKON dengan belanja melalui website
0 produk di keranjang belanja Anda

Tidak ada produk di keranjang.

Begini Urutan Mengganti Popok Bayi Yang Benar

Buah hati yang sudah lama dinantikan kehadirannya akhirnya telah lahir ke dunia. Hal yang tentu saja menjadi momen yang sangat membahagiakan bagi para orang tua, tidak terkecuali untuk orang tua baru.

Namun jangan lupa, sebaiknya orang tua juga harus bersiap untuk “direpotkan” demi merawat si kecil. Salah satunya adalah mengganti popok bayi secara rutin.

Nah, bagi para orang tua baru, tentu kegiatan mengganti popok bayi bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Akan tetapi jangan khawatir, mari simak pemaparan mengenai urutan mengganti popok bayi yang benar berikut ini.

Hal pertama yang penting dan perlu diketahui untuk para orang tua agar kebersihan dan kesehatan bayinya tetap terjaga, salah satunya adalah jangan cuma mengandalkan bau saja sebagai pengingat untuk mengganti popok si kecil.

Karena pada umumnya bayi dapat membutuhkan 8 hingga 10 popok atau bahkan lebih dalam satu hari.

Oleh karena itu, orang tua dituntut harus rutin mengecek popok bayinya secara berkala, baik itu karena sudah basah ataupun kotor, lalu segera menggantinya dengan popok yang bersih.

Secara umum, bayi akan mengalami buang air kecil sekitar 15-20 kali dalam sehari selama beberapa bulan pertama kehidupannya.

Untuk bayi yang menggunakan popok sekali pakai, biasanya orang tua bisa mengganti popok paling tidak setiap 3-4 jam sekali. Namun perlu hati-hati karena jangan sampai mengganggu waktu istirahat bayi.

Jika orang tua langsung memakaikan popok sekali pakai, segeralah mengganti popok tersebut dengan popok yang baru untuk mencegah iritasi.

Berikut ini adalah langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk mengganti popok pada bayi :

  • Sebelum mengganti popok bayi, alangkah baiknya untuk selalu mencuci tangan terlebih dahulu menggunakan sabun, sanitizer atau bisa juga menggunakan tisu basah.
  • Selain menyiapkan popok yang bersih, jangan lupa juga untuk menyiapkan keperluannya yang lain seperti tisu basah, air hangat, dan handuk.
  • Gunakan tempat yang khusus dan bersih untuk mengganti popok si kecil, seperti di atas tempat tidur yang sudah dilapisi selimut/perlak, agar ia tidak tergelincir ataupun terguling saat sedang mengganti popoknya.
  • Disarankan pula sebaiknya orang tua perlu menyiapkan kantong khusus popok bekas untuk membuangnya. Jangan gunakan tempat sampah yang sama untuk popok bekas ini.
  • Pada langkah selanjutnya yaitu lepaskan popok kotornya dengan membuka perekat tanpa merusak perekatnya. Caranya cukup mudah, yakni tarik pada bagian depan popok lalu turunkan ke bawah.
  • Perhatikan untuk tidak melepas popok dengan cara menurunkannya seperti halnya ketika memakai celana pendek, agar kotoran bayi tidak berceceran kemana-mana.
  • Gunakan bagian depan popok yang kotor tadi untuk membersihkan sebagian besar kotorannya. Bersihkan dari bagian depan ke arah belakang, lakukan cara ini baik ketika si kecil BAB (buang air besar) ataupun tidak BAB.
  • Kemudian angkat bagian bokong si kecil dengan memegang kedua pergelangan kakinya secara perlahan, segera ambil bagian depan popok, lalu lipat hingga menutupi bagian yang kotor, dan selipkan di bawah bokongnya.
  • Setelah itu, bersihkan alat kelamin si kecil dan area kulit disekitarnya dengan kain atau tisu basah. Pastikan tidak ada lagi sisa-sisa kotoran yang masih menempel di lipatan paha dan organ vitalnya.
  • Biarkan kulitnya mengering dengan sendirinya, atau cukup usap menggunakan handuk yang bersih agar lebih cepat kering.
  • Apabila dirasa kulit bayi sudah kering, orang tua bisa mengoleskan krim khusus sesuai petunjuk dokter apabila terdapat ruam popok pada kulit si kecil (sifatnya opsional).
  • Angkat bagian bokong bayi, lalu singkirkan popok kotor tadi dari bawahnya. Buang popok kotor beserta tisu basah yang sudah digunakan ke kantong khusus popok kotor.
  • Langkah terakhir adalah memakaikan popok yang bersih pada bayi.
    Caranya, siapkan popok bersih. Lanjut dengan membuka terlebih dahulu popok bersih tadi lalu selipkan di bawah bokong bayi dan geser ke arah pinggang bayi, karena biasanya posisi perekat terdapat di belakang. Kemudian, tarik popok bagian depan ke arah perut bayi. Pada bayi laki-laki, arahkan kelaminnya ke bawah untuk mencegah urin membasahi bagian atasnya.
    Khusus untuk bayi baru lahir yang belum lepas sisa tali pusarnya, sebaiknya perhatikan agar posisi popok tidak menutupi area pusarnya karena akan menghambat proses pengeringan kulit di sekitar tali pusar.

Baca juga : Tips Menjaga Kesehatan Area Pusar Bayi

  • Setelah itu, pastikan bagian depan dan belakang popok simetris/sejajar agar tidak bocor, kemudian kencangkan popok dengan cara membuka perekatnya lalu tarik ke arah perut untuk direkatkan. Pada langkah ini, rekatkan popok secukupnya saja, jangan terlalu kencang agar si kecil tetap merasa nyaman.

Nah kurang lebih seperti itulah langkah-langkah mengganti popok bayi yang baik dan benar.
Semoga dapat menjadi informasi yang bermanfaat.

Bantu Share Ya :

Faisal Suryadinata

"Seorang Yang Berambisi Untuk Menjadi Lebih Baik Setiap Harinya".
Hubungi Sekarang
1
Butuh Bantuan?
Selamat datang di TIFLU, apa ada yang bisa kami bantu?
error: Alert: Konten Dilindungi !!