Dapatkan PROMO HARGA MURAH + EXTRA DISKON dengan belanja melalui website
0 produk di keranjang belanja Anda

Tidak ada produk di keranjang.

Kesalahan Penggunaan Kanopi Pada Baby Stroller

Anda mungkin pernah mencoba menggunakan kanopi / penutup pada baby stroller, yang fungsinya untuk menghalangi masuknya sinar matahari ke dalam stroller.

Penggunaan kanopi atau penutup pada stroller biasanya dilakukan dengan menggunakan kain ataupun menggunakan selimut. Atau mungkin, Anda pernah melihat orang lain melakukan hal tersebut?

Namun tahukah Anda, bahwa apa yang telah Anda lakukan itu merupakan salah satu kesalahan fatal dalam penggunaan baby stroller? Alih-alih untuk melindungi si kecil, akan tetapi pada kenyataannya cara tersebut justru dapat membahayakannya, lho.

Berdasarkan penelitian dari para ilmuan, telah membuktikan bahwa tindakan ini benar adanya dapat membahayakan si kecil.

Menurut penelitian tersebut, menempatkan sesuatu di atas stroller / atau menutup secara keseluruhan bagian atas stroller, baik itu dengan menggunakan kain maupun selimut.

Bahkan kain/selimut yang paling tipis sekalipun, dapat menciptakan suhu udara di dalamnya menjadi lebih panas, sehingga menyebabkan ruang untuk sirkulasi udara menjadi semakin berkurang.

Apalagi di negara yang beriklim tropis seperti Indonesia, yang terkadang suhu panasnya luar biasa.


Selain dapat mengurangi sirkulasi udara dan membuat si kecil menjadi kepanasan, dikhawatirkan bayi juga berisiko mengalami sindrom kematian secara mendadak (SIDS) pada saat suhu tubuh mereka meningkat secara drastis.

Karena apabila suhu tubuhnya terlalu panas, maka bayi akan mengira bahwa ia kembali berada di dalam rahim ibu, sehingga inilah yang kemudian dapat menyebabkan nafasnya terhenti.

Di samping itu, menutup bagian atas stroller membuat orang tua tidak bisa memonitor keadaan bayi secara leluasa ketika bayi diletakkan di dalam stroller, sehingga dikhawatirkan bayi menjadi tidak nyaman dan bisa berbahaya untuk si kecil.

Mengapa Suhu Panas Yang Berlebihan Dapat Mempengaruhi Tubuh Bayi?

  • Sejatinya bayi belum dapat menghasilkan banyak keringat seperti halnya orang dewasa. Dikarenakan kemampuan tubuh bayi untuk dapat beradaptasi dengan suhu sekitar pun belum cukup baik seperti orang dewasa.
  • Kerusakan otak dan ginjal terhadap bayi dapat terjadi pada suhu sekitar 36ºC hingga 40ºC.
  • Jika bayi sedang sakit lalu terkena panas yang berlebih, berisiko membuat penyakitnya cenderung lebih parah.
  • Berisiko mengalami sindrom kematian bayi secara mendadak (SIDS).

Lalu Apa Yang Harus Dilakukan?

  1. Gunakan kain jaring berbahan halus yang mempunyai lubang-lubang kecil, sebagai media untuk sirkulasi udara.
  2. Memastikan sirkulasi udara di dalam stroller tetap terjaga. Sebaiknya biarkan apabila ada bagian stroller yang tetap terbuka cukup lebar.
  3. Langsung memberikan ASI eksklusif saat bayi terkena panas berlebih.
  4. Pastikan pakaian yang digunakan bayi nyaman dan memiliki bahan yang tidak terlalu tebal.
  5. Gunakan sunscreen lotion dan topi, apabila mengetahui akan melakukan aktifitas berada di bawah terik sinar matahari secara langsung.
  6. Untuk bayi yang sudah berusia 6 bulan ke atas, orang tua dapat memberikan konsumsi air putih agar mencegah bayi dehidrasi.
  7. Orang tua selalu mengecek kondisi bayi saat berada di dalam stroller.

Semoga info di atas dapat memberikan manfaat, khususnya untuk orang tua yang sudah memiliki baby stroller agar dapat meminimalisir kesalahan dalam penggunaannya.

Bantu Share Ya :

Faisal Suryadinata

"Seorang Yang Berambisi Untuk Menjadi Lebih Baik Setiap Harinya".
Hubungi Sekarang
1
Butuh Bantuan?
Selamat datang di TIFLU, apa ada yang bisa kami bantu?
error: Alert: Konten Dilindungi !!