Dapatkan PROMO HARGA MURAH + EXTRA DISKON dengan belanja melalui website
0 produk di keranjang belanja Anda

Tidak ada produk di keranjang.

Mengetahui Pro & Kontra Baby Bouncer

Periode awal pasca melahirkan merupakan masa-masa yang sangat melelahkan untuk dilalui oleh seorang ibu.

Selain karena harus beradaptasi dengan serangkaian rutinitas baru, seorang ibu juga perlu menyesuaikan waktu istirahatnya dengan waktu tidur bayi yang masih tidak menentu.

Terlebih apabila si kecil termasuk tipe bayi yang senang digendong sebelum tidur.

Akan tetapi jangan khawatir, karena sekarang ini sudah kian beragam solusi yang ditawarkan, salah satunya dengan kehadiran alat bantu yang tentunya bisa ibu gunakan untuk membantu menidurkan bayi.

Nah, alat yang dimaksud adalah baby bouncer.

Baby bouncer atau kursi goyang khusus bayi adalah salah satu perlengkapan bayi yang berupa tempat duduk yang dapat diatur posisi sandarannya serta dapat diayun-ayun.

Yang fungsinya adalah untuk memberikan kenyamanan saat si kecil tidur atau beristirahat sehingga dapat membuat si kecil tetap tenang dan tidak rewel.

Lantas apa yang perlu dikhawatirkan?

Pada dasarnya, prinsip kerja baby bouncer dibuat menyerupai kondisi rahim ibu yang dimana memberikan keamanan dan kenyamanan pada bayi.

Ditambah lagi, banyak orang tua yang menganggap bahwa penggunaan baby bouncer ini sangat efektif guna membantu meringankan tugas orang tua dalam mengurus bayi.

Namun ada juga justru yang berpendapat bahwa alat ini pun memiliki risiko yang berpotensi tinggi dapat menyebabkan cedera apabila digunakan pada bayi.

Oleh karena itu sebelum Anda memutuskan untuk membeli baby bouncer, baiknya pastikan terlebih dahulu bahwa Anda telah mengetahui segala informasi terkait pro & kontra mengenai baby bouncer berikut ini :

  • Pro

Berdasarkan penelitian, baby bouncer dinilai cukup efektif untuk membuat bayi lebih tenang sehingga dapat membantu bayi agar tidur lebih cepat. Hal ini disebabkan oleh gerakan mengayun secara perlahan yang membuat bayi seolah-olah berada di dalam dekapan sang ibu.

Bayi akan merasa lebih tenang saat mengayun pelan kursinya. Anda bisa mengajak si kecil bicara, bernyanyi atau sekedar tersenyum padanya. Sebab bayi akan sangat senang sekali mengamati perubahan ekspresi pada wajah Anda.

Ketika bayi telah menginjak usia tiga bulan, yang dimana gerakannya menjadi lebih aktif dan senang mengamati benda-benda disekitarnya, tidak ada salahnya apabila Anda mulai menggunakan mainan atau musik yang tersedia pada beberapa model bouncer.

Lalu ajaklah si kecil bermain dengan boneka yang telah terdapat pada bouncer yang bertujuan untuk menstimulasi sensor motoriknya.

Adapun manfaat baby bouncer yang utama bagi orang tua adalah untuk meringankan tugas dalam merawat si kecil. Dengan meletakkan bayi pada bouncer, Anda bisa melakukan aktivitas lain seperti membereskan rumah, melanjutkan memasak, makan ataupun mandi.

Namun sebaiknya jangan meninggalkan si kecil terlalu lama ya, karena ini sangat tidak dianjurkan. Khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pada sang buah hati.

  • Kontra

Meskipun memiliki banyak manfaat, pada kenyataannya baby bouncer pun memiliki risiko yang tidak bisa dianggap remeh, lho.

Dalam sebuah penelitian menyebutkan, bahwa penggunaan baby bouncer dapat berakibat fatal untuk bayi.

Misalnya, apabila bayi tengah tertidur di dalam bouncer tanpa adanya pengawasan dari orang tua, maka bukan tidak mungkin si kecil akan mengalami risiko tercekik atau bahkan sesak nafas.

Sementara itu meletakkan bayi pada bouncer diatas usia tiga bulan, dapat berisiko membuat bayi terjatuh, sekalipun sudah memasangkan sabuk pengaman.

Sebab, di usia tiga bulan ke atas bayi cenderung lebih aktif untuk bergerak dan senang mengeksplor benda-benda sekitarnya.

Maka dari itu, inilah yang kemudian dikhawatirkan dapat membuat bouncer terguling sehingga membuat si kecil terjatuh.

Di samping itu, harganya yang terbilang cukup mahal pun sejatinya membuat sebagian ibu berpikir ulang ketika akan membelinya. Karena alat ini efektif penggunaannya hanya pada periode awal pasca kelahiran bayi.

Namun setelah bayi mulai aktif bergerak dan tidak betah duduk berlama-lama, alat ini pun otomatis akan jarang sekali digunakan.

Kesimpulan

Kini Anda telah mengetahui beragam hal mengenai pro dan kontra seputar baby bouncer. Pada dasarnya, risiko yang ditimbulkan dari pemakaian baby bouncer bisa diminimalisir dengan berbagai cara. Misalnya, dengan senantiasa mengawasi si kecil saat berada di bouncer.

Sedangkan untuk jangka waktu pemakaian bouncer, Anda bisa mengambil opsi dengan membeli tipe bouncer yang memiliki fitur tertentu di dalamnya sehingga dapat digunakan dalam jangka waktu yang panjang. Tinggal menyesuaikan dengan kebutuhan saja, ya.

Bantu Share Ya :

Faisal Suryadinata

"Seorang Yang Berambisi Untuk Menjadi Lebih Baik Setiap Harinya".
Hubungi Sekarang
1
Butuh Bantuan?
Selamat datang di TIFLU, apa ada yang bisa kami bantu?
error: Alert: Konten Dilindungi !!